Berita  

Kenapa Jual Rumah Susah Laku? Mungkin Ini Penyebabnya!

broker-meeting-clients
Rate this post

Mengapa menjual rumah susah untuk laku? Apakah ada yang salah atau tidak? Bisa iya, dan bisa juga tidak. Banyak faktor dibalik kondisi ini, baik disadari maupun tanpa disadari. Yuk, cari tahu penyebabnya bersama-sama!

Sahabat pengembang mungkin pernah melihat rumah dijual yang memerlukan waktu bertahun-tahun sebelum akhirnya laku. Atau, mungkin kamu sendiri merasakan betapa susahnya bikin hunian laku?

Terkadang, hal itu menimbulkan pertanyaan… Kenapa jual rumah susah laku, ya?

Pada dasarnya, menjual rumah memang bukan perkara mudah. Butuh cara-cara terpasti seperti strategi pemasaran yang tepat agar menarik minat calon pembeli. Sebab, keputusan membeli rumah tidak bisa diputuskan dengan cepat dan mudah. Perlu pertimbangan yang matang.

Rumah yang dijual mungkin relatif mudah untuk ditemukan, terutama di kota besar seperti di Jakarta, Surabaya, Bandung atau di Medan. Apalagi, kemajuan teknologi saat ini memungkinkan penjual memasarkan rumahnya di situs jual beli online. Namun, tidak semua rumah yang dijual langsung laku.

Kenapa Jual Rumah Susah laku dan Apa sebenarnya membuat sulit menemukan pembeli?

Penyebab Kenapa Jual Rumah Susah Laku

1. Harga Terlalu Tinggi

Memang, rata-rata harga rumah dijual sekarang terbilang tinggi, terutama kalau rumah terletak di kawasan strategis. Akan tetapi, sejumlah penjual menargetkan harga yang terlalu tinggi untuk rumah yang mereka jual.

Mereka berharap, dengan menargetkan harga tinggi, harga rumah tidak akan turun terlalu banyak setelah melalui proses tawar-menawar. Sayangnya, strategi ini kurang tepat, karena harga yang terlalu tinggi justru membikin pembeli mundur sebelum melakukan penawaran.

Apalagi kalau rumah dijual terletak di kawasan yang kurang strategis atau memiliki kondisi fisik yang tidak lagi sempurna.

2. Kondisi Fisik Rumah Dijual Tidak Terawat

Sebagaimana disebutkan pada poin sebelumnya, kondisi fisik adalah faktor rekomend cukup penting sebelum memutuskan membeli rumah. kalau rumah dijual dalam kondisi kusam, cat dinding luar terkelupas, pastinya nilai rumah akan turun di mata pembeli.

Biasanya, pembeli akan cenderung memilih rumah dengan desain yang bagus dan dalam kondisi rapi dan bersih.

3. Pemilik Rumah Tidak Kooperatif dengan Calon Pembeli

kalau ingin rumah segera terjual, sebaiknya bersikap lebih kooperatif terhadap calon pembeli. Misalnya, kalau calon pembeli ingin melihat dokumen-dokumen rumah seperti IMB dan sertifikat tanah, segera tanggapi harapan tersebut.

Pembeli pasti ingin memastikan apakah rumah tersebut memenuhi legalitas. Atau kalau tidak mekeuntungankan layanan perantara dan calon pembeli kerap bertanya seputar rumah dijual, sebaiknya berikan jawaban sesegera mungkin.

kalau kamu terkesan menunda dan mengulur waktu menjawab atau mengarahkan dokumen rumah, calon pembeli bisa merasa curiga dan enggan untuk melanjutkan proses jual beli rumah.

4. Kurang Promosi

Promosi adalah faktor penting agar rumah dijual menerima banyak tawaran dari calon pembeli. Lakukan promosi on the spot seperti memasang plang “Rumah Dijual” di depan rumah, atau lewat forum online.

Seindah apapun itu, tanpa adanya promosi, kamu akan sulit menjual rumah. Sudah coba menjual rumah di www.99.co/id atau rumah123.com, belum? Biasanya sih, rumah bekas milikmu akan lebih cepat terjual di sini!

Tips Agar Rumah Dijual Cepat Laku

1. Tentukan Harga dengan Wajar

Agar pembeli tidak mundur sebelum mengajukan penawaran, pasang harga rumah dijual secara wajar. Sejumlah ahli properti menyarankan agar penjual rumah menentukan harga maksimal 3persen dari harga pasaran, kalau ingin memiliki ruang tawar-menawar.

2. Buat Tampilan Rumah Lebih Menarik

Jadikan tampilan rumah kamu menarik sesampai calon pembeli pun tertarik melakukan penawaran. Setidaknya Anda bisa membersihkan rumah secara rutin agar bebas dari debu.

Sahabat pengembang dapat mengeluarkan sedikit modal untuk membenahi kondisi fisik rumah yang tidak lagi sempurna, seperti cat dinding yang terkelupas atau handle pintu yang rusak. Kamu juga bisa merapikan kembali taman di depan rumah agar terlihat asri dan cantik.

kalau memungkinkan, sebaiknya biarkan interior rumah sealami mungkin, alias tanpa dihias barang-barang disukaimu. Ini penting sehingga calon pembeli bisa mudah membayangkan rumah yang akan mereka beli.

3. Menggunakan Jasa Agen Properti

Memasarkan rumah dijual bisa mekeuntungankan sejumlah cara, mulai dari menjual langsung, melalui perantara teman atau keluarga, sampai mekeuntungankan layanan agen properti.

Memang kamu musti mengeluarkan biaya ekstra untuk membayar agen properti. Namun, keuntungan yang diterima akan sepadan dengan biaya tersebut.

Pasalnya, agen properti memiliki database calon pembeli yang banyak, sesampai penjualan rumah bakal diketahui banyak orang. Selain itu, agen properti juga akan membantu kamu selama proses jual beli rumah berlangsung.

Antara lain pastikan jadwal pertemuan dengan calon pembeli, membantu proses negosiasi. Bahkan membikin strategi pemasaran yang perlu diambil untuk menjual rumah tersebut.

Kini telah terjawab ‘kan, kenapa rumah susah dijual dan tak laku-laku?

Exit mobile version